Header Ads

Pengguna Twitter Mengeluh "Dipaksa" Follower Akun Donald Trump


SatuPos.Com | Jagad media sosial twitter lagi banyak di komplain oleh penggunanya.Pasalnya, sejak Donald Trump dilantik jadi Presiden ke 45 AS tersebut, pengguna twitter "dipaksa" follow akun Donald Trump.

Saat ini, Twitter sedang menyelidiki klaim sejumlah pengguna yang tak sengaja ditambahkan menjadi pengikut akun presiden AS @POTUS.

Seperti diketahui, Akun resmi kepresidenan AS termasuk milik Presiden AS @POTUS, ibu negara @FLOTUS, dan Gedung Putih @WhiteHouse berpindah kepemilikan setelah masa transisi pemerintahan.

Sejumlah pengguna mengeluh mereka telah ditambahkan sebagai pengikut ke akun Donald Trump setelah pelantikan presiden. Padahal mereka tidak pernah mengikuti Donald Trump sebelumnya.

Akun @POTUS, @FLOTUS, @PressSec,@Whitehouse, dan @VP dipindahkan dari tim Barrack Obama untuk Trump menyusul pelantikan presiden.

“Kami terus bekerja melakukan penyelidikan dan memperbaiki masa perpindahan tangan @POTUS,” ujar perusahaan Twitter dalam rilisnya.

Sementara CEO Twitter Jack Dorsey merespon pengguna Twitter yang memilih tak lagi memakai situs media sosial karena masalah tersebut. “Kami sedang menyelidiki,” ujar Dorsey.

No comments