Header Ads

Makna Ibadah Puasa


Assalamualaikum warahmatullhohi Wabarkatuh. Pembaca yang budiman

IBADAH adalah semua perkataan, perbuatan, maupun sikap, baik lahir maupun bathin manusia yang disenangi oleh Allah SWT dan diridhai-Nya.

Ibadah juga mengandung arti penghambaan diri makhluq (yang diciptakan) kepada Khaliq (Pencipta).

Dalam konteks inilah puasa merupakan bagian dari amal perbuatan yang baik yang dilakukan oleh orang-orang yang beriman sebagai tanda ketaatannya pada perintah Allah.

Orang yang melaksanakan puasa, berarti dia sudah beribadah kepada Allah. Dia menjaga perkataan , perbuatan dan sikapnya dari hal-hal yang membatalkan puasanya. Dia mampu menahan nafsunya berupa makan, minum dan menahan nafsu syahwatnya pada siang hari di bulan Ramadhan, semata-mata karena kepatuhannya dalam melaksanakan perintah dan larangan Allah SWT.

Untuk menghayati ibadah yang dilakukan, kita perlu memahami bahwa terdapat banyak ayat Al-Qur’an al-Karim yang menjelaskan tentang hakekat ibadah, antara lain:

1. Agama Islam sebagai agama Tauhid adalah agama yang memerintahkan manusia hanya menyembah Tuhan Yang Maha Esa. (QS. Al-Anbiya’ (21) : 92)
2. Manusia memahami bahwa dirinya adalah makhluq yang diciptakan. (QS. An-Nisa’ (4) :1)
3. Manusia menyadari bahwa tujuan penciptaan dirinya semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. (QS. Al-Baqarah (2) : 21) dan (QS. Al-Zaariyaat (51) : 56)
4. Manusia mengetahui bahwa perintah menyembah Allah SWT juga sudah dilakukan oleh umat Nabi-nabi terdahulu. (QS. Al-A’raf (7) : 59)
5. Manusia menyadari bahwa setiap perbuatan yang dilakukannya diketahui oleh Allah. (QS. An-Nahl (16) : 91) dan (QS. Asy-Syura (42) : 25).
6. Manusia menyadari bahwa Allah mengetahui segala yang disembunyikannya maupun yang dinyatakannya. (QS. Al-Baqarah (2) : 77)

Saudaraku…

Semoga puasa yang kita laksanakan selama bulan Ramadhan ini sebagai ibadah semata-mata mencari ridha Allah SWT.
Nasrum Minallah Wa Fathun Qorib
Wabasyiril mukminin
Wassalamualaikum Warahmatullohi Wabarkatuh

Dr.Azizah MA
* Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Al Washliyah
* Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

No comments